Bahasa

Konteks

Sistem pendidikan tinggi di Indonesia melayani lebih dari 8.8 juta mahasiswa, tetapi saat ini belum menghasilkan cukup lulusan dengan keahlian yang memenuhi standar internasional dan permintaan pemberi kerja. Amerika Serikat memfasilitasi kemitraan antara universitas di AS dan Indonesia serta sektor swasta untuk membekali siswa dengan pendidikan kelas dunia dan keterampilan yang dibutuhkan.

Peningkatan luar biasa kelulusan siswa/i dari sekolah menengah memicu permintaan yang lebih besar akan pendidikan tinggi yang bermutu di Indonesia. Peningkatan mutu perguruan tinggi untuk memenuhi standar kelas dunia akan meningkatkan daya saing, mempersiapkan siswa/i untuk menjadi angkatan kerja yang produktif, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk mencapai standar ini, institusi pendidikan tinggi Indonesia mencari kolaborasi dan kemitraan global.

Higher Education Partnership Initiative (USAID HEPI)

Bermitra dengan Arizona State University melalui HEPI, USAID memperkuat kemitraan antara institusi AS dan Indonesia untuk meningkatkan program studi sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) di pendidikan tinggi (PT) tertentu di Indonesia untuk memenuhi standar internasional dan permintaan industri. HEPI mendukung institusi PT di Indonesia melalui konsorsium yang terdiri dari universitas, pemerintah, dan mitra industri untuk meningkatkan kurikulum yang relevan dengan industri, memenuhi standar akreditasi internasional, dan meningkatkan pengakuan kredit mata kuliah antara universitas di AS dan Indonesia. 

Kegiatan HEPI bermitra dengan tiga hub universitas Indonesia: Universitas Hasanuddin (UNHAS), Universitas Bina Nusantara (BINUS), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengimplementasikan laboratorium pengajaran yang memperkuat universitas-universitas di Indonesia. HEPI juga bekerja sama dengan mitra industri seperti Cisco, Oracle, Dow, dan Rockwell untuk meningkatkan kualitas program STEM di Indonesia. Konsorsium akan menyertakan sedikitnya 15 afiliasi universitas lagi dan menambah lebih banyak mitra sektor swasta.

Hasil yang Diharapkan

Pada tahun 2027, program ini bertujuan untuk mencapai hasil sebagai berikut:

  • Meningkatkan kemampuan 4.000 siswa dan remaja untuk menerapkan keterampilan non teknis (soft skills) dalam pembelajaran berbasis proyek;

  • Meningkatkan jumlah program STEM yang memenuhi standar akreditasi internasional; dan

  • Meningkatkan jumlah siswa/i yang memanfaatkan jalur pendidikan untuk mendapatkan pendidikan kelas dunia.

Narahubung

Jalu Cahyanto, USAID di jcahyanto@usaid.gov
Kathy Wigal, Arizona State University di kathy.wigal@asu.edu

Image
Dua mahasiswa sedang mempelajari riset terapan dan keahlian teknologi.
Danumurthi Mahendra untuk USAID
Share This Page