Flag of Indonesia

Lingkungan

Language: English | Indonesian
Image of forest in Indonesia.
USAID's Indonesia Forest and Climate Support Project integrates climate change, sustainable forest management, and low-carbon emissions activities that help the Indonesian government strengthen public and private sector expertise in these areas.
USAID/Danumurthi Mahendra

 

Berbagai Program yang dilaksanakan saat ini

MELESTARIKAN KEANEKARAGAMAN HAYATI

Meningkatnya pemanfaatan dan terbatasnya upaya perlindungan untuk mencegah eksploitasi sumber daya alam berdampak pada hilangnya terumbu karang dan hutan tropis yang menjadi rumah bagi tumbuhan dan hewan yang terancam punah.  Berkurangnya habitat satwa liar dan spesies yang ada mengakibatkan hilangnya mata pencaharian, sumber makanan, serta tumbuhan dan hewan unik Indonesia yang berpotensi untuk mengobati penyakit.  Bantuan teknis USAID mendukung penyusunan dan pelaksanaan kebijakan lingkungan, hukum, dan peraturan, dan pada saat yang sama menerapkan strategi pembangunan ekonomi alternatif yang melindungi lingkungan dan mendorong pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Sektor Kelautan: Terumbu karang Indonesia semakin terancam keberadaannya karena perubahan iklim, penangkapan ikan secara berlebihan, polusi, dan penyakit.  Di tingkat regional, USAID mendukung Coral Triangle Initiative untuk mengurangi laju penurunan stok ikan dan mempromosikan mata pencaharian yang berkelanjutan di enam negara.  Di tingkat lokal, berbagai program USAID memperkuat kapasitas teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan serta universitas untuk meningkatkan pengelolaan perikanan berkelanjutan, dan memperkuat pengelolaan  Kawasan Konservasi Perairan.  USAID juga membantu masyarakat pesisir mengidentifikasi risiko dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim dan bencana alam.

Sektor Kehutanan: USAID mendukung prioritas Pemerintah Indonesia dan membangun kemitraan yang kuat untuk meningkatkan dan mempromosikan pengelolaan dan praktik penggunaan lahan dengan tetap menjaga kelestariannya.   USAID melakukan kegiatannya di tujuh daerah yang membentang di lima provinsi - Papua, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.  Berbagai program USAID berfokus pada pelestarian dataran rendah dan hutan gambut yang luas dan memiliki konsentrasi keanekaragaman hayati yang tinggi.

MEMPERKUAT KETAHANAN TERHADAP PERUBAHAN IKLIM

Semua orang di seluruh dunia merasakan dampak negatif perusakan hutan dan ancaman perubahan iklim yang semakin meningkat.  Tim tanggap darurat berupaya mengatasi kebakaran hutan seperti yang terjadi di hutan Sumatera pada tahun 2013; petani bercocok tanam tetapi tidak ada panen selama satu tahun dan tanaman tersapu banjir di tahun berikutnya, keluarga dan masyarakat setempat khawatir akan terkena banjir, harus mengungsi dari rumah atau sumber air akan kering.   Sebagai penghasil gas rumah kaca (GRK) terbesar ketiga di dunia, Indonesia membuat komitmen yang berani untuk mengurangi emisi sebesar 41% dengan bantuan internasional pada tahun 2020.  USAID membantu Pemerintah Indonesia untuk menurunkan emisi GRK dan meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim.

Penurunan Gas rumah Kaca: Sekitar 87% dari target pengurangan emisi GRK Indonesia berasal dari sektor sumber daya alam.  Berbagai program USAID membantu meningkatkan perencanaan tata ruang, tata kelola sumber daya alam, pengelolaan hutan, dan strategi untuk mengadaptasi pengurangan emisi bagi masyarakat yang bergantung pada sumber daya alam setempat.

Adaptasi Perubahan Iklim: USAID bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia untuk membantu beberapa daerah yang paling rentan di Indonesia agar memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap perubahan iklim.  Di tingkat kabupaten/kota dan kecamatan, USAID menekankan kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.  USAID membangun kapasitas daerah untuk memahami perubahan iklim dan melaksanakan solusi untuk mengurangi dampaknya di bidang pertanian, perairan, dan tata kelola sumber daya alam.

Sistem Energi rendah Karbon: USAID mendukung pembangunan rendah karbon di Indonesia.  Inisiatif energi bersih USAID memperluas pengembangan energi bersih untuk menurunkan emisi GRK.  Pendekatan ini meningkatkan kebijakan dan koordinasi sektor energi, meningkatkan pengembangan program dan membangun kapasitas untuk energi bersih.  

Last updated: December 05, 2014

Share This Page