Mendukung Generasi Muda Terampil

USAID JAPRI
Peserta pelatihan USAID JAPRI saling berkenalan di awal . USAID cultivates entrepreneurship skills on production, pricing, marketing and how to create a business plan to poor and vulnerable youth aged 18-34. These young entrepreneurs will receive business coaching and mentoring for eight months on how to tackle business challenges. Along the way, they participate in USAID’s facilitated marketplace opportunities to showcase their business to potential buyers, financial institutions and business associations.
USAID JAPRI

Semua orang berhak mendapatkan kesempatan untuk mencari nafkah bagi diri dan keluarganya. Melalui inisiatif Kunci, Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) bermitra dengan Pemerintah Indonesia dan sektor swasta membekali 200.000 anak muda berpenghasilan rendah dan rentan berusia antara 18-34 tahun dengan keterampilan dan sumber daya agar kompetitif di pasar kerja Indonesia. Dengan dukungan dari inisiatif Kunci, lebih banyak anak muda dari lima provinsi dapat mencapai potensi penuhnya dan berkontribusi terhadap ekonomi Indonesia.

Setelah mengalami transisi demokrasi dan ekonomi yang luar biasa selama dua dekade terakhir, Indonesia adalah pemain regional dan global yang terus berkembang. Tapi lebih dari 40 persen populasi berpenghasilan kurang dari $2/hari dan hingga 65 juta anak muda berpenghasilan rendah dan rentan tidak memiliki keterampilan yang sesuai untuk bekerja. Meningkatkan peluang untuk anak muda dan memenuhi tuntutan pertumbuhan ekonomi lokal adalah prioritas pembangunan Indonesia. Akses terhadap pelatihan yang lebih baik akan membantu lebih banyak anak muda menyongsong masa depan yang mapan dan sehat.

KUNCI

Rangkaian kegiatan Kunci saling terkait dan dirancang untuk menciptakan peluang yang lebih besar bagi anak muda serta memenuhi kebutuhan ekonomi daerah yang terus berkembang. Pendekatan menyeluruh  untuk pengembangan angkatan kerja akan memajukan pelatihan berkualitas dan pembelajaran untuk kesiapan kerja dan meningkatkan rasa memiliki dan keterkaitan di antara para pemain kunci. Setiap kegiatan Kunci diarahkan untuk mengatasi hambatan pengembangan angkatan kerja.

Secara keseluruhan, inisiatif ini bertujuan untuk: - Meningkatkan ketersediaan modul tentang motivasi bisnis, kewirausahaan, literasi keuangan, keterampilan teknis dan non-teknis, kecakapan hidup dan dilengkapi dengan paket coaching dan mentoring - Membantu 200.000 anak muda untuk mengakses pelatihan kerja dan kecakapan hidup yang lebih baik - Meningkatkan ketersediaan pelatih utama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga pelatihan - Memperluas dukungan untuk pengembangan angkatan kerja yang inklusif - Menyelaraskan keterampilan yang dibutuhkan sektor swasta dengan pelatihan yang tersedia dan kecenderungan pasar kerja melalui penguatan kemitraan antara penyedia pelatihan dan perusahaan swasta - Memperkuat rasa memiliki di tingkat lokal dengan memanfaatkan pendanaan daerah untuk melanjutkan berbagai praktik terbaik dari inisiatif Kunci

HASIL

USAID bermitra dengan para pemangku kepentingan untuk merancang kegiatan yang akan meningkatkan ketersediaan peluang bagi anak muda berpenghasilan rendah dan rentan. Kegiatan Kunci dilaksanakan di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang dihuni oleh hampir separuh penduduk Indonesia. MITRA KUNCI Berkoordinasi dan memberikan bantuan teknis untuk semua kegiatan Kunci dan meningkatkan kepemimpinan serta partisipasi anak muda. YOUTHWIN THROUGH ECONOMIC PARTICIPATION (YEP) Meningkatkan kesiapan kerja, pengambilan keputusan ekonomi, membangun keterampilan berpikir kritis, sikap dan perilaku untuk mendapatkan dan mempertahankan pekerjaan, menetapkan tujuan dan mengelola pendapatan;

  • JADI PENGUSAHA MANDIRI (JAPRI) Menjawab kesulitan mencari pekerjaan di kalangan anak muda dengan menumbuhkan semangat wirausaha dan memfasilitasi peningkatan kualitas pelatihan.
  • THE READY-TO-WORK ACCELERATOR PROGRAM (RWAP) Meningkatkan kapasitas dan kualitas pusat pelatihan dan menghubungkannya melalui pembentukan Jaringan Pembelajaran dan Inovasi.
  • SINERGI Membentuk model koordinasi untuk kolaborasi pemangku kepentingan yang dapat mempersiapkan anak muda berpenghasilan rendah dan rentan dengan keterampilan kerja yang relevan.
  • AYO INKLUSIF! Memperkuat kapasitas para pemimpin muda dan wartawan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang isu-isu pengembangan angkatan kerja inklusif dan menyoroti praktik terbaik.
  • EQUAL OPPORTUNITY FOR EMPLOYMENT-SAKU (EOE-SAKU) Meningkatkan akses informasi pekerjaan dan pelatihan komprehensif melalui jaringan perpustakaan. Melengkapi anak muda dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mencari pekerjaan atau berwirausaha. 

Last updated: September 11, 2018

Share This Page