Bendera Indonesia

Berita

Speeches Shim

07-05-2019

“Masyarakat Indonesia masih memiliki banyak kesalahan persepsi tentang Tuberkulosis (TBC). Banyak orang berpikir penyakit itu turun temurun atau kekuatan gaib,” katakan Ida Farida, kader kesehatan masyarakat di daerah Tanah Tinggi di Jakarta, Indonesia -- negara yang menanggung beban TBC terbesar ketiga TB di dunia.

04-03-2019

Diagnostik mutakhir, prosedur yang seksama dan kader masyarakat yang tulus saling mendukung untuk memerangi TBC di Indonesia.

05-02-2019

In Indonesia, the government is steadily opening up access to official data. Reporters like Marina Nasution from DAAI TV Indonesia Bingkai Sumatera take their role in communicating this information to the public very seriously. Last year, Marina attended training on investigative journalism supported by the United States Agency for International development (USAID) and Indonesia’s Alliance of Independent Journalists (AJI). At the training, she learned how to access public data, to understand its significance, and to incorporate it in her reporting.

06-11-2018

Dengan bantuan USAID melalui program LESTARI— yang memberikan dukungan kepada Indonesia untuk meningkatkan pemanfaatan lahan berkelanjutan dan melestarikan keanekaragaman hayati—para petani di Gayo Lues mulai berpaling dari serai wangi (Bahasa Inggris: citronella) ke tanaman kopi, tanaman ramah hutan yang tidak mengandalkan pembukaan lahan untuk penanaman atau pembakaran hutan untuk pengolahannya. Program USAID Lestari juga membantu para petani mengembangkan pembibitan kopi, berbagi pengetahuan tentang cara-cara pertanian ramah lingkungan dan memastikan akses legal ke pemanfaatan lahan. Lebih dari 650 petani, termasuk Yusdi, saat ini memiliki kehidupan yang lebih baik dengan menanam kopi, bukan serai wangi.

USAID PRESTASI Scholars 2018
27-08-2018

Pada hari Selasa, Pelaksana Tugas Direktur Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), David Hoffman dan Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (RISTEKDIKTI), Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D, menyelenggarakan resepsi untuk melepas 24 profesional dari Indonesia untuk melanjutkan studi dan meraih gelar pascasarjana di Amerika Serikat. Para profesional ini merupakan penerima beasiswa USAID Program to Extend Scholarships and Training to Achieve Sustainable Impacts (PRESTASI).

Pages

 

 

Last updated: December 20, 2021

Share This Page