Memperluas Akses Terhadap Peluang Pendidikan Tinggi

Speeches Shim

Kendala biaya menghambat banyak orang di Indonesia untuk melanjutkan pendidikannya. Melalui kemitraan pembiayaan inovatif, Amerika Serikat menyediakan lebih banyak kesempatan kepada masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pendidikan tinggi dan kejuruan serta meningkatkan peluang kerja.

Semakin banyak orang muda memerlukan pendidikan di sekolah kejuruan dan universitas untuk memenuhi permintaan tenaga kerja terampil Indonesia yang terus meningkat. Meskipun pelajar dan institusi membutuhkan pembiayaan lebih dari Rp 87 triliun per tahun, hanya satu persen dari bank-bank besar di Indonesia yang menawarkan opsi pembiayaan untuk pendidikan. Para penyedia keuangan mikro dan perusahaan teknologi keuangan yang inovatif sedang melangkah ke tingkat yang lebih tinggi untuk mengisi kesenjangan dan menurunkan tekanan terhadap para pelajar dan institusi pendidikan pasca COVID-19.

DUKUNGAN UNTUK PENDIDIKAN TINGGI

Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) dan United States International Development Finance Corporation (DFC) mendukung PT. Pinduit Teknologi (Pintek) Indonesia untuk memobilisasi Rp 232 miliar untuk pendidikan, sehingga lebih banyak warga negara Indonesia dapat menghadiri sekolah kejuruan atau universitas. Selain itu, institusi pendidikan dapat menyediakan pelayanan yang lebih baik untuk para pelajar. Kolaborasi ini membuka peluang pendidikan untuk ribuan warga negara Indonesia dalam mencari pekerjaan dengan penghasilan yang lebih tinggi. Selain itu, kolaborasi ini juga menunjukkan kelangsungan dan peningkatan nilai platform finansial teknologi (fintek) daring untuk para investor, institusi finansial, dan pelajar yang mencari cara-cara baru dalam mengakses dukungan finansial untuk pendidikan.

HASIL YANG DIHARAPKAN 

Pada akhir tahun 2027, program ini diharapkan dapat meningkatkan akses finansial pelajar dan institusi pendidikan dengan disediakannya pinjaman senilai Rp 232 miliar dengan jaminan dari USAID. Hal ini akan membantu meningkatkan jumlah pelajar yang lulus dari institusi pendidikan tinggi dan menemukan pekerjaan yang lebih baik setelah lulus.

NARAHUBUNG

Mispan Indarjo, USAID di mindarjo@usaid.gov
Solomon Stavis, DFC di solomon.stavis@dfc.gov
Ioann Fainsilber, PT Pinduit Teknologi Indonesia di ioann@pintek.id

 

Last updated: August 17, 2021

Share This Page