Flag of Indonesia

Lingkungan Hidup

Language: English | Indonesian
Pembangkit listrik tenaga bayu pertama di Sidrap
Pembangkit listrik tenaga bayu pertama di Sidrap, Indonesia yang dikembangkan oleh perusahaan Amerika, UPC .Renewables
UPC Renewables

Jutaan orang Indonesia mengandalkan hidupnya dari sumber daya alam yang kaya untuk makanan, tempat tinggal, air, energi, dan pekerjaan. Di bawah Kemitraan Strategis antara Pemerintah AS dan Indonesia, Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) memajukan kemandirian Indonesia untuk menyeimbangkan pemanfaatan dan perlindungan sumber daya alam secara berkelanjutan. Kemitraan ini mendukung stabilitas dan kemakmuran bagi Indonesia, kawasan Indo-Pasifik, dan Amerika Serikat.

USAID bekerja erat dengan Pemerintah Indonesia (GOI) dan berbagai mitra utama lainnya untuk meningkatkan prioritas bersama di bidang lingkungan hidup termasuk menangani perdagangan ikan dan satwa liar yang ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak mengikuti peraturan; mempromosikan energi bersih; meningkatkan air, higiene, dan sanitasi; dan melestarikan keanekaragaman hayati darat dan laut. Selain itu, USAID meningkatkan kemampuan Indonesia untuk bersiaga, merespons, dan pulih dari bencana alam dan krisis kemanusiaan

  • USAID meningkatkan manfaat investasi swasta dan publik senilai lebih dari 82 juta dolar untuk membawa akses air bersih bagi hampir 530.000 penduduk perkotaan dan akses sanitasi aman untuk lebih dari 350.000 penduduk perkotaan yang juga meningkatkan kesehatan dan produktivitas masyarakat Indonesia.
  • Dengan bantuan USAID, organisasi dan bisnis internasional termasuk Yayasan Packard dan Yayasan Keluarga Walton, berinvestasi di Indonesia untuk melindungi 3,6 juta hektar wilayah laut di Indonesia timur yang menjadi jantung keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia.

  • USAID membantu lepas landasnya tiga proyek energi terbarukan yang memobilisasi  investasi gabungan sektor publik dan swasta senilai 40,9 juta dolar dalam waktu satu tahun saja yaitu 2019. Sejak tahun 2015, USAID telah memobilisasi investasi bernilai sekitar 1,58 miliar dolar di bidang energi terbarukan, yang berpotensi menyediakan akses energi bersih bagi 5,5 juta orang Indonesia.

PROGRAM SAAT INI

KEAMANAN DAN KETANGGUHAN LINGKUNGAN HIDUP

PERIKANAN DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI LAUT  Indonesia merupakan produsen ikan dan produk ikan terbesar kedua di dunia, dan AS masih menjadi salah satu pasar tujuan utama. Tapi praktik penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan semakin mengancam ketahanan pangan, mata pencaharian lokal dan keberlanjutan produktivitas industri perikanan Indonesia. USAID mendukung Pemerintah Indonesia untuk memperkuat kapasitas teknis dan operasional Kementerian Kelautan dan Perikanan, pemerintah daerah, sektor swasta, universitas, dan masyarakat yang akan meningkatkan pengelolaan perikanan dan konservasi keanekaragaman hayati laut. Kemitraan ini membantu memastikan bahwa generasi sekarang dan masa depan dapat mengambil manfaat dari kekayaan sumber daya laut Indonesia.

KONSERVASI HUTAN & PENGELOLAAN LAHAN YANG BERKELANJUTAN  Lebih dari 30 juta orang Indonesia menggantungkan mata pencaharian dari hutan tropis yang luas. USAID bermitra dengan Pemerintah Indonesia dan organisasi masyarakat sipil untuk membudayakan pemanfaatan   lahan secara berkelanjutan di provinsi Papua, Kalimantan Tengah, dan Aceh, yang menjadi rumah bagi lahan gambut kaya karbon dan hutan tropis yang menjadi habitat bagi orangutan, badak, gajah, dan harimau dan kaya akan keanekaragaman hayati lainnya. USAID bekerja sama erat dengan Pemerintah Indonesia untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan mencapai target pembangunan rendah emisi. Keahlian, pelatihan, dan pendanaan kami meningkatkan kemampuan Indonesia untuk mengelola sumber daya hutannya secara efektif yang telah meningkatkan keberlanjutan dan produktivitasnya.

KETANGGUHAN TERHADAP BENCANA  Jutaan orang Indonesia rentan terhadap peristiwa cuaca ekstrem dan bencana alam, termasuk tsunami, gempa bumi, banjir, dan tanah longsor, yang merusak lingkungan hidup dan ekonomi. USAID berkomitmen untuk membangun ketangguhan Indonesia menghadapi bencana dengan meningkatkan kemampuan mitra kami untuk mengatasi krisis. Selain itu, untuk merespons dampak iklim yang terus berubah, kemitraan USAID memajukan kemandirian pemerintah daerah dan organisasi masyarakat sipil dalam menerapkan solusi cerdas iklim di bidang pertanian, air, dan pengelolaan sumber daya alam. Investasi kami mendukung Pemerintah Indonesia, masyarakat setempat, dan entitas sektor swasta terkait untuk mengelola risiko, berinvestasi untuk meningkatkan ketahanan, dan melakukan respons bencana secara efektif.

ENERGI BERSIH DAN PELUANG EKONOMI

ENERGI BERSIH  USAID bekerja bersama Pemerintah Indonesia untuk mendorong investasi di sektor energi. Kemitraan kami mendukung upaya Indonesia mencapai sasaran ambisius menyediakan akses listrik bagi semua pada tahun 2020 dan memanfaatkan 23 persen energi terbarukan dalam bauran energinya pada tahun 2025. Dengan permintaan energi yang tumbuh 7 persen per tahun, Indonesia harus mengamankan pasokan sumber daya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. USAID bekerja bahu-membahu dengan para pemain di sektor energi untuk membangun sistem yang kuat dan mampu mewujudkan potensi penuh sektor energi Indonesia. Selain memajukan kerangka peraturan yang akan meningkatkan kemudahan melakukan bisnis, USAID juga meminjamkan keahliannya kepada Pemerintah Indonesia saat Indonesia meningkatkan kebijakan dan koordinasi sektor energi untuk menyeimbangkan keamanan, kesetaraan, dan keberlanjutan pasokan.

PERTUMBUHAN EKONOMI  Indonesia adalah produsen terbesar tingkat global untuk tanaman bernilai tinggi seperti karet, kopi, coklat dan rempah-rempah, termasuk vanili. Program pertanian dan kehutanan sosial USAID memberdayakan ribuan petani, nelayan, dan bisnis terkait untuk meningkatkan produksi, panen, dan pemrosesan yang juga menghubungkan mereka ke pasar dan bisnis global, seperti dengan perusahaan AS McCormick & Co. Kegiatan USAID dengan masyarakat setempat memungkinkan para petani mendapatkan mata pencaharian yang lebih menguntungkan dan berkelanjutan yang juga memperkuat kemandirian dan kelestarian hutan di tingkat akar rumput.

AIR, SANITASI, DAN HIGIENE 

USAID mendukung upaya Indonesia untuk meningkatkan akses air bersih dan sanitasi yang aman bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan rentan di perkotaan. Kemitraan kami di sektor ini meningkatkan kapasitas pelayanan perusahaan air minum pemerintah dan swasta dan meningkatkan permintaan konsumen dan akses terhadap sanitasi dasar. Bersama bank lokal, USAID memberikan fasilitasi pinjaman keuangan mikro sehingga keluarga berpenghasilan rendah dapat membayar biaya sambungan air minum yang diperlukan. Seringkali biaya awal ini menjadi penghalang utama untuk akses air yang aman. Berbagai program di sektor ini menurunkan ancaman dan timbulnya penyakit yang ditularkan melalui air seperti diare yang membunuh lebih dari 100.000 anak Indonesia setiap tahun, dan mendukung produktivitas ekonomi dengan menjaga keluarga dan masyarakat tetap sehat.

 

Last updated: May 14, 2020

Share This Page